blog by anindita

Tuesday, 25 October 2016

Event Report JFW2017 : Spring / Summer Collection Terrestrial by ETU


Salah satu Event yang mungkin selalu dinanti para penikmat dan pelaku Fashion Industry adalah Jakarta Fashion Week (JFW). Mengapa dinanti? Karena JFW merupakan salah satu pekan mode tahunan terbesar di Asia Tenggara yang berpotensi mengantarkan industri mode Indonesia untuk memasuki pasar mode dunia. Tahun 2017 ini, JFW digelar pada 22-28 Oktober 2017 bertempat di Senayan City, Jakarta.

Before The Show
Alhamdulillah pada JFW 2017 kali ini saya berkesempatan mendapatkan invitation dari Restu Anggraini. Iyahh...mba ETU.. (*sok kalem, padahal mah histeriss!). Udah nge-fans sejak lama dengan karya-karyanya Etu dan bahkan kali ini berkesempatan untuk menghadiri fashion shownya pada tanggal 22 Oktober 2017. Thanks to Etu dan teman-teman dari Indonesian Hijab Blogger nih ! Ohya, saya ke JFW2017 janjian bersama dengan teman-teman dari IHB : Aie, Nia, Iffah, Mira dan Uchi.

look at my super-happy-face !

The Show : Terrestrial by ETU
Restru Anggraini, atau Etu, merupakan salah satu pemenang The ANZ Australia-Indonesia Young Fashion Designer Award 2015-2016. Soal prestasinya di industri fashion sudah tidak diragukan lagi. Kali ini, untuk koleksi spring/summer 2017, Etu mengangkat tema "Terrestrial" yang secara harfiah berarti : terkait dengan tanah atau permukaan tanah (terra, tanah). Terlihat bahwa koleksi Terrestrial dari Etu terinspirasi dari kekayaan alam. Menggunakan bahan Ultrasuede, yaitu bahan berteknologi tinggi yang dibuat dengan teknologi ultra-microfiber yang dapat menandingi kualitas bahan kulit asli. Bahannya hangat, namun tidak tebal, cocok dipakai saat musim dingin, namun juga dapat dipakai saat musim panas karena sifat materialnya sangat breathable.

Total ada 13 busana yang ditampilkan pada koleksi Terrestrial, didominasi dengan detail seperti ruffles dengan warna-warni cantik nan lembut seperti biru, hijau pupus, putih, dan cokelat. Teknik flounces dan ruffles ini rupanya terinspirasi dari beberapa elemen alam seperti daun, bunga dan awan. And i'm lucky enough to have a nice view from my seat to enjoy all the collections.

 

After The Show
Sukses menahan nafas selama show berlangsung karena saya terbuai dengan koleksi yang ditampilkan. Tidak hanya itu, setelah acara selesai, saya dan teman-teman IHB sepakat untuk kembali kedalam Mall Senayan City dengan niat untuk lanjut mencari makan sambil menunggu dijemput pak suami. Ternyata pucuk dicinta ulam pun tiba, malah ketemu sama Restu Anggraini langsung ! Gak diragukan lagi, pastinya todong minta foto bareng, hihihi...

mungil banget pemirsaa, apalagi disamping akyuu..

Such a sweet and humble person. Sukses selalu ya Etu, terus menghasilkan karya-karya terbaik dan tentunya mengharumkan nama Indonesia di kancah fashion dunia, aamiin...




See ya on my next post
Do not copy and paste photo without permission !

Sumber Tulisan :
Jakarta Fashion Week 2017 : disini
Instagram Restru Anggraini : disini
Arti Terrestrial : disini
Ultrasuede : disini
Liputan Terrestrial by Etu : disini

Sunday, 23 October 2016

3 Alasan Utama Mengapa Kita (Saya) Butuh Staycation


Staycation Itu Apa ?
"Kita" pada tulisan ini merujuk pada semua ibu-ibu diluar sana, ibu muda maupun ibu-ibu awet muda (*kedip genit). Apakah anda salah satunya? Yuk terus baca tulisan saya. Staycation Itu Apa? Lebih seringnya sih denger Vacation ya, namun akhir-akhir ini mulai sering dipakai istilah Staycation, untuk menggambarkan tipe berlibur yang biasanya dilakukan tidak jauh dari tempat tinggal dan cenderung lebih hemat biaya. Istilah ini merupakan gabungan dari kata "stay" dan "vacation" (sumber : kompas.com). Bahkan staycation bisa dilakukan di lingkungan sekitar rumah kita sendiri. Salah satu contoh paling mudah misalnya : mengunjungi taman rekreasi terdekat di kota anda.

Mengapa Kita Butuh Staycation?
Seberapa penting sih kebutuhan kita (para ibu) terhadap Staycation? Sayang duitnya kan... Pergi liburan? Jauh ah, ribet, belum beberesnya ini itunya.. Nah kan belom apa-apa pikiran udah ruwet sendiri, kayaknya beneran butuh liburan nih.. Inilah 3 alasan utama mengapa kita butuh Staycation bu ibuuu !

1. Istirahat Sejenak Dari Rutinitas
Jenuh, bosen, dan lain sebagainya itu manusiawi loh. Kadang kita sebagai seorang ibu pun tidak luput dari perasaan seperti ini. Sebagai ibu rumah tangga yang setiap harinya rempong dari mulai bangun subuh hingga tidur paling larut malam demi memenuhi kebutuhan anak-anak dan suami tercinta. Sebagai ibu bekerja, yang terkadang harus pinter bagi waktu (seringnya sih kejar-kejaran sama waktu) antara pekerjaan dan keluarga. Tidak ada salahnya kita meluangkan waktu untuk istirahat sejenak dari semua rutinitas tersebut. Give yourself a really nice treat and a proper "me-time" atau bahkan "we-time" hanya dengan keluarga tercinta.

2. Liburan Tidak Perlu Yang Mahal
Untuk saya pribadi, dalam hal merencanakan liburan, hal utama yang menjadi perhatian adalah perihal biaya. Dari biaya yang dimiliki, tentunya akan menentukan destinasi liburannya, durasinya, acara yang akan dilakukan dan lain sebagainya. Menurut saya, Staycation merupakan salah satu solusi tepat bagi kita yang ingin berlibur namun tetap memperhatikan anggaran belanja rumah tangga kita (ibu-ibu pasti pada mengangguk setuju nih). Gak pengen kan, pulang liburan justru kepala cenut-cenut mikirin berbagai tagihan dan cicilan lainnya.

3. Because A Happy Mom Means A Happy Family
Ini bener banget pemirsaa... Pernah gak sih kita menyadari, kalau pikiran lagi ruwet, bawaan kita dirumah juga lebih banyak ngomelnya daripada lemah lembutnya. Ini pengalaman pribadi saya sendiri sih, kalau lagi stress sama pekerjaan di kantor, entah kenapa lebih banyak ngomel-ngomel dirumah. Adaaa aja yang salah, dari mulai ngomel ngeliat si kakak susah makan (padahal belum kelar ngunyah aja), ngomelin si adik yang ngeberantakin rumah (padahal sih lagi aktif main aja), sampai ngomel ke pak suami karena pulang lupa bawain pesenan martabak (ooh klo yang ini emang kudu diomelin *hihihi). See? Biasanya klo sinyal ngomel saya mulai menguat macem sinyal satelit, pak suami ngeluarin kata-kata andalan "kita liburan yuk sayang.."

Suatu Sore di Kantor dan Kunjungan ke putrikpm.com
Pada suatu sore yang mendung berawan, saat deadline kerjaan menumpuk namun otak saya maunya istirahat dan membayangkan sedang liburan, biasanya yang saya lakukan adalah blogwalking, dengan tema spesifik mengenai review tempat berlibur. Hingga ketemulah saya dengan putrikpm.com dengan blogpost mengenai Review Adhisthana Hotel di Yogyakarta. I'm instantly fell in love with this hotel. Suasana homey khas nuansa daerah Jawa yang dikombinasikan dengan berbagai unsur budaya Cina dan Eropa, tentunya membuat Hotel Adhisthana ini cukup unik, membuat betah dan memanjakan mata para pengunjungnya. Gak Percaya? Let the photos speak for itself :)

image source from Adhisthana Hotel
image source from Adhisthana Hotel
image source from Adhisthana Hotel

Instagramable dan Staycationable
Banyak yang bilang Adhisthana Hotel ini Instagramable dan Staycationable banget dan sangat pas bagi kita yang pengen berlibur dengan fasilitas dan kenyamanan ala rumah sendiri sehingga saking nyamannya kita hanya ingin berada didalam hotel dan menikmati segala fasilitas yang disediakan. Mulai dari swimming pool, cafe, hingga living room yang ditata seperti layaknya ruang tamu rumah anda sendiri. Asli bikin mager pokoknya. Seketika saya langsung membayangkan berlibur berdua suami kesini, just for a quick romantic escape. Sekali-kali terbebas dari macet dan riwehnya kota Jakarta tercinta dan menepi ke Yogyakarta yang ramah dan sejuk.

kamar superior double
suasana living room yang homey banget
kamar deluxe double
kamar studio suite

Jadi, masih ga percaya kalau Adhisthana Hotel ini beneran Instagramable dan Staycationable? Saran saya, jangan mudah percaya, mendingan dibuktikan aja langsung dengan menginap disana. Ada yang udah pernah kesana? Share pengalaman kalian yaa di kolom komentar :)

“Tulisan ini diikutsertakan dalam #PUTRIJALANJALAN giveaway yang berlangsung selama 3 – 30 Oktober 2016”

See ya on my next post
Do not copy and paste photo without permission !

Saturday, 15 October 2016

[Review Film] Me VS Mami : Ketika Ibu dan Anak Tidak Pernah Kompak

Poster Film Me VS Mami (image source here)
The Theme
Petuah mengatakan bahwa "Surga berada dibawah telapak kaki Ibu". Betul begitu bukan? Sebagai anak, tentunya sudah merupakan salah satu kewajiban bagi kita untuk berbakti kepada orangtua, khususnya kepada Ibu. Namun, bagaimana kalau ternyata sosok Ibu yang selama ini identik dengan sifat-sifat penuh kelembutan dan keibuan justru malah sebaliknya? Seneng ngomel, mengkritik dan bahkan tidak kompak dengan anaknya. Film Me VS Mami, merupakan kategori Film Keluarga yang mengangkat tema unik, yaitu tentang hubungan antara seorang Ibu dan Anak perempuannya yang senantiasa diwarnai dengan konflik.

The Synopsis
Film Me VS Mami mengisahkan mengenai seorang wanita bernama Maudy Wirasti (Cut Mini) yang memiliki profesi sebagai Celebrity Chef dan menjadi seorang Host pada acara memasak di sebuah stasiun Televisi. Maudy merupakan seorang single parent, dengan segala kesibukan kariernya sebagai Chef otomatis tidak memiliki banyak waktu untuk putri semata wayangnya yang bernama Mira (Irish Bella) berusia 20 tahun. Hal ini lambat laun menjadi salah satu sumber ketidakkompakan hubungan antara Ibu dan Anak tersebut. Hingga suatu hari Uci (sebutan bagi nenek buyut Mira dari almarhum papinya) memberi kabar bahwa dirinya sedang sakit keras dan minta dijenguk oleh cicitnya. Masalahnya, Uci yang minta dijenguk oleh cicitnya ini, berada nun jauh di sebuah desa di Payakumbuh - Sumatera Barat. Maudy, sebagai ibu dengan karakter dominan dan suka mengatur tentu saja tidak membiarkan Mira pergi sendirian ke Payakumbuh. Melepas anak gadisnya pergi sendirian ke pulau seberang? Big no no bagi Maudy ! Disinilah petualangan Mira dan Maminya dimulai.

Perjalanan ke Payakumbuh yang seharusnya dijadwalkan selesai dalam 2 hari 1 malam, ternyata memakan waktu lebih lama dan bahkan berubah menjadi sebuah petualangan tak terduga bagi Maudy dan Mira. Kesialan demi kesialan terus menghampiri perjalanan mereka berdua, dan konflik demi konflik diantara keduanya menjadi tak terelakkan. Ditengah perjalanan Ibu dan Anak ini bertemu dengan seorang backpacker misterius bernama Rio (Dimas Aditya) yang diam-diam membuat Mira jatuh hati pada pandangan pertama dengan Rio. Lalu bagaimana dengan Maudy? Sebagai seorang ibu yang pengatur, kemunculan Rio tentunya tidak dengan mudahnya diterima. Hal ini semakin memicu pertengkaran antara Maudy dengan Mira.

Petualangan dan kesialan seperti apa sih yang dialami oleh si Mami dan Mira selama perjalanan ke Payakumbuh? Siapakah sosok Rio sebenarnya? Mengapa Mira bisa jatuh hati pada Rio? Bagaimana kelanjutan kisah perjalanan mereka? Penasarannn? Jangan lewatkan tayangan perdana Film Me VS Mami di bioskop Indonesia mulai tanggal 20 Oktober 2016.

The Cast and Crew
Film Me VS Mami merupakan sebuah karya persembahan dari rumah produksi MNC Pictures disutradarai oleh Ody C. Harahap. Film berdurasi 90 menit ini adalah Film Keluarga dengan genre Drama Komedi. Jujur, saya sendiri sepanjang menonton Film Screening Me VS Mami, gak berhenti ketawa, bahkan di beberapa adegan sukses membuat saya menitikkan air mata. Banyak pesan-pesan mengharukan dari kisah ibu dan putrinya ini. Penonton juga secara visual sangat dimanjakan akan keindahan lansekap di beberapa kota Sumatera Barat.

Berikut ini adalah beberapa nama aktor, aktris serta kru pendukung dalam Film Me VS Mami :
Sutradara : Ody C. Harahap
Penulis Naskah : Vera Varidia
Pemain Film : Cut Mini (Maudy / Mami), Irish Bella (Mira), Dimas Aditya (Rio), Mike Lucock, Gading Martin, Anwar Bab, Pierre Gruno, Selvy Kitty

The Trailer


The Film Screening
Kalau bukan karena undangan dari Blogger Crony nih, gak bakal bisa deh ngeliput langsung keseruan Film Screening Film Me VS Mami. Bertempat di Gandaria City XXI, acara dimulai on-time pada pukul 11.30 WIB. Baru pertama kalinya saya kopdar sama beberapa anggota dari Blogger Crony. Thanks to Mas Satto Raji selaku panitia, dan tentunya beberapa temen-temen Blogger Crony yang sebagian besar baru saya kenal pas acara tersebut, It was super fuunn! Sayang bangett ga sempet cegat salah satu artis pemain Film Me VS Mami buat diajakin selfie / wefie gituu (laahh siapee guee) because yah maklum, mereka super sibuk dan dikelilingi sama awak media yang udah nungguin untuk wawancara dan press conference. Well, sukses buat penayangan Film Me VS Mami, dan tentunya sukses dan dukung terus perfilman Indonesia yaa guys !

Cut Mini (foto credit to mba Ani Berta)
Irish Bella (foto credit to mba Ani Berta)
Dimas Aditya (foto credit to mba Ani Berta)



See ya on my next post
Do not copy and paste photo without permission !

Tuesday, 11 October 2016

Video Campaign for Wyeth Parenting Club


Pertama kali ditawarin sama Mba Mira, mau daftar gak nih buat jadi talent video campaign dari Wyeth? Tanpa pikir panjang, setelah melihat syarat-syaratnya, langsung deh cuss ikutan daftar. Jujur aja, ga berharap banyak bakal kepilih jadi talentnya, wong yang daftar diantaranya : selebgram, blogger maupun influencer senior yang udah top markotop deh followernya. Sampai tibalah kabar Whatsapp dari Mba Mira pada suatu malam, jreng jreng...Alhamdulillah ternyata saya berkesempatan untuk ikut ambil bagian dalam video campaign dari Wyeth.

Kemudian perasaan berikutnya yang muncul adalah : Gugup ! Iya gimana nggak, secara lebih detail Mba Mira ngasih "contekan" (lebih ke arah guide sih sebenarnya) beberapa list pertanyaan yang akan ditanyakan dan kita diminta untuk memberikan jawaban sesuai dengan pengalaman kita sendiri, sebagai seorang ibu tentunya. Jadi, sebenarnya skrip terbangun dengan sendirinya dari jawaban-jawaban yang dituturkan oleh si Ibu (seperti model interview / ngobrol santai). Kenapa saya harus gugup sih? Toh pertanyaan yang diajukan juga bukan hal yang belum pernah saya alami, sebagian besar adalah pertanyaan umum yang rata-rata para Ibu pasti sudah pernah mengalaminya. Saya gugup karena bagaimanapun ini baru pertama kalinya ditawari menjadi talent video campaign, dan dari Brand yang cukup punya nama besar. Tentu saya gak boleh bikin malu dong ah. Selama ini di kantor, paling mentok jadi talent video rekrutment, atau video tanggap darurat (yes, saya jadi talent yang ngumpet di kolong meja, saat itu skripnya tentang tanggap darurat kondisi gempa bumi). Hahaha, boleh loh kalau mau ketawa.

Oke, dari pengalaman pertama saya syuting Video Campaign yang dikelola secara profesional, saya mau sedikit sharing mengenai the Do's and Dont's.

The Do's :
  • Datang minimal 15 menit sebelumnya, tujuannya agar bisa "mempelajari" area / lokasi syuting dengan lebih baik (saya sih biar mudah adaptasinya)
  • Perhatikan Dress Code yang sudah ditetapkan (jangan sampe saltum deh)
  • Siap dengan segala kondisi saat syuting, jaga mood kita dengan baik (misal : giliran syuting menjadi molor, atau syuting tidak berjalan dengan lancar)
  • Dengarkan Briefing dari Client sebaik-baiknya, kalau perlu catat poin-poin penting (agar tidak berkali-kali take adegan cyiinn)
  • Ingat baik-baik keyword yang diharapkan dari Client untuk kita ucapkan di video tersebut (kita harus inline dengan campaign dari brand yang meng-hire kita)
The Dont's :
  • Datang terlambat. No no no, selain akan gradak gruduk, bisa jadi kita kurang persiapan jadinya
  • Tidak Profesional. Meskipun bukan selebritis, atau selebgram, setidaknya bukan jadi alasan kita untuk tidak bersikap profesional, terlebih lagi jika ada Client yang ikut memonitor syuting kita.
  • Saltum. Karena beberapa motif baju / kerudung, akan menimbulkan efek "flicker" di kamera (misal, motif garis-garis kecil, kotak-kotak kecil, sebaiknya yang aman adalah motif polos dan berwarna kalem)
  • Tidak Mempelajari Skrip / terlalu banyak berimprovisasi. Sebenarnya improvisasi boleh saja, namun pada beberapa video campaign, ada exact keyword yang diharapkan di-delivered oleh talent sebaik mungkin, agar pesan yang ingin disampaikan, tercapture dengan baik. Jika terlalu banyak improvisasi, dikhawatirkan pesan yang diinginkan tidak tersampaikan dengan baik.

Kira-kira ini sih pengalaman saya syuting Video Campaign, dan sangat berkesan bagi saya (because ini pertama kalinya bagi saya). Untuk Videonya itu sendiri adalah Campaign tentang Wyeth Parenting Club, dalam rangka peluncuran website khusus membahas seputar Parenting, didalamnya terdapat banyak Tips-Tips seputar Parenting dan stimulasi perkembangan kepintaran si Kecil. Mau lihat hasil Video Campaign saya? Intip disinii... (maaf klo isinya penuh sama pipi sayaaa dan Thumbnail yang pas mata lagi sayuu)


Info Lebih Lanjut mengenai Wyeth Parenting Club, silahkan berkunjung ke :
Website : https://www.parentingclub.co.id/
Instagram : @parentingclubid
Twitter : @parentingclubid 


See ya on my next post
Do not copy and paste photo without permission !

Friday, 7 October 2016

Masih Ingat Keseruan HARBOLNAS ? Kini ada Singles Day !

Gak kerasa, dalam hitungan kurang dari 3 bulan kedepan, tahun 2016 mulai memasuki masa berakhirnya. Kalau dilihat-lihat nih, sepanjang tahun ini, banyak fashion items yang kerap kita temui dan bahkan mungkin menjadi trend berbusana yang kita pakai sehari-harinya. Seperti misalnya : Outerwear, Warna-warna Nude / Pastel, dan bagi yang berhijab juga sedang trend belakangan ini adalah printed scarf/ hijab. Everybody wearing it, dan rasanya pun hampir disetiap toko pakaian/ bazaar/ online shop gak ketinggalan menjual fashion items ini deh..

Outerwear. Image source here
Nude / Pastel Colours. Image source here
Printed Square Scarf. Image source here

Saya memang bukan pakar fashion sih, melainkan penikmat fashion alias seneng belanja (*ngaku aja deh yaak). Apalagi kalau lagi ngincer sebuah fashion item tertentu, dan pas ketemu barangnya lagi available, ukuran yang dicari ada, warna yang diincer sesuai, sedang ada diskon pula! Rasanya tuh macem menang undian berhadiah deh, happy berat, hahaha... Bahkan, kegiatan shopping sering dianggap sebagai pelepas stress yang lebih baik dibanding minum obat-obatan tertentu. Apalagi jaman sekarang, kegiatan shopping sudah lebih dipermudah dengan banyaknya kehadiran e-commerce dengan berbagai layanan yang diunggulkan, mulai dari elektronik, jasa travel, fashion, bahkan hingga makanan segar. Tujuannya sama, yaitu memudahkan kita -sebagai konsumen- untuk bertransaksi dan keleluasaan dalam mengalokasikan biaya dan waktu untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. Duh, udah ga jaman deh sekarang macet-macetan dijalan, belum lagi nyari parkir di mall, susahnya minta ampun, disitu aja udah buang waktu, iya klo barang yang dicari ada, kalau nggak..manyun deh.. (*curcol)
Image source here
Image source here

Sengaja tadi kata diskon saya garis bawahi, diberi warna dan di bold, coba deh siapa disini yang ga suka denger kata-kata diskon? Pastinya ditunggu-tunggu dan dicari-cari infonya kan. Nah, menyambut kemeriahan akhir tahun, Zalora ikut meramaikan kembali kemeriahan pesta diskon akhir tahun 2016 ini. Kemeriahan tersebut dimulai pada tanggal 11 November 2016 yang disebut sebagai Singles Day dan puncaknya pada tanggal 12 Desember 2016 yang disebut sebagai HARBOLNAS.

Apa itu Singles Day ?
Dimulai dari tradisi tahun 1990 di Negeri Cina, empat pelajar merayakan kegembiraan bersama dengan teman-teman, dengan cara membeli apa saja yang sedang mereka impikan dan menyantap makanan yang sedang sangat mereka idamkan. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 11 November, dan rupanya tradisi ini masih berlanjut hingga saat ini. Berbagai toko maupun online store ikut memeriahkan tradisi ini, bahkan negara-negara lain ikut serta merayakan 11/11 sehingga Singles Day sukses menjadi sebuah bonanza belanja online. Zalora pun tidak mau ketinggalan meramaikan Singles Day, simak dan temukan berbagai penawaran menarik dimulai pada tanggal 11 November 2016.

Singles Day at Zalora

HARBOLNAS
Tahukah anda? Zalora merupakan salah satu pelopor Hari Belanja Online Nasional atau dikenal dengan istilah HARBOLNAS. Saat itu dimulai pertama kali pada tanggal 12 Desember 2012 (atau dikenal dengan 1212) Zalora mengajak beberapa toko Online di Indonesia untuk berkolaborasi memeriahkan Hari Belanja Online Nasional di Indonesia. Kali ini, jangan sampai ketinggalan yaa, nantikan penawaran besar-besaran dan menarik dari Zalora pada HARBOLNAS dimulai dari tanggal 10-12 Desember 2016 mendatang.

HARBOLNAS at Zalora

Ingat dan catat tanggalnya baik-baik yaa Ladies...
Be Prepared or you'll miss it !
cateett baik baik yaa tanggalnyaa..


See ya on my next post
Do not copy and paste photo without permission !

Tuesday, 4 October 2016

Sudah Amankah Peralatan Listrik Rumah Tangga Anda ?

Pertanyaan yang cukup menggelitik telinga saya : Sudah amankah peralatan listrik rumah tangga anda? Apakah anda yakin rumah anda aman dari bahaya kebakaran akibat listrik? Aman.. aman dan aman... Hal ini memang merupakan sebuah kemutlakan bagi kita terutama listrik memang kerap dekat dengan keseharian dan bahkan sudah menjadi kebutuhan pokok. Pada Talk Show tanggal 1 Oktober 2016 yang saya hadiri, diselenggarakan oleh Schneider Electric bersama dengan Kumpulan Emak Blogger berjudul : Cara Jitu Lindungi Rumah dari Bahaya Listrik, dibahas dan dikupas lengkap mengenai permasalahan tersebut.



Hayoo coba ngaku disini siapa yang urusan kelistrikan di rumah diserahin ke tukang atau suami / para kaum lelaki yang ada di rumah? *ngacung jarii (termasuk saya juga sih, hahaha). Nah pada Talk Show bersama Schneider Electric dan Kumpulan Emak Blogger saya jadi paham, bahwa urusan keamanan listrik sebaiknya juga perlu emak-emak ketahui karena toh biasanya memang kitalah yang paling sering berada di rumah.

Acara dibuka oleh Mak Icoel, dan mba Mira Sahid sebagai moderatornya. Bertempat di Hong Kong Cafe daerah Sarinah, Jakarta, para emak-emak blogger serius menyimak penjelasan dari Bpk. Frankco Nasarino sebagai Product Marketing Partner Retail Business dari Schneider Electric Indonesia. Saya kira udah bapak-bapak, gak taunya masih bapak-bapak muda, hahaha...

mak Icoel
mak moderator : mira sahid
serius dengerin penjelasan Bpk. Frankco

Oke, jadi sebagai emak-emak, apa sih yang wajib kita pahami mengenai peralatan pengaman listrik di rumah? Apalagi saya punya 2 balita dirumah yang sehari-harinya lebih sering bersama mbak dan oma opanya.

Apa itu MCB? Pentingkah?
MCB atau Miniature Circuit Breaker, istilah gampangnya adalah alat pengaman instalasi listrik dari korslet, berfungsi sebagai pengaman beban listrik yang berlebih, jadi secara otomatis dia akan memutus aliran listrik berlebih tersebut. Sering kan kita mengalami "turun listrik", atau "listrik jepret" ? Biasanya gara-gara apa sih? Coba cek deh pemakaian listrik dirumah kita, kan sering tuh misalnya : AC nyala, TV maupun lampu di kamar atau ruangan lain nyala semua, belum lagi kulkas, microwave, setrikaan, dan lainnya. Yasalaam... berat juga ya beban listrik dirumah, macem beban hidup.. *eehh...

ini adalah MCB Box, tempat menampung beberapa MCB
Fungsi MCB
Kurang lebihnya secara garis besar fungsi MCB sebagai berikut :
  1. Mengamankan korslet / hubungan singkat, bahaya loh kalau sampai terjadi percikan api akibat perangkat listrik, ini biasanya pemicu kebakaran
  2. Mengamankan beban lebih. Biasanya tergantung dari daya terpasang di rumah kita, jika bebannya sudah melebihi daya yang terpasang, otomatis MCB akan memutus aliran listrik.
  3. Sakelar Utama. Jadi ibarat panel utama, dari sini kita bisa memutus semua aliran listrik di rumah.
Cara Mengetahui Daya Listrik di Rumah
Coba cek Kwh Meter kita (yang dipasang sama PLN), dilihat yang angka paling besarnya, contohnya biasanya : C4, C6, C10 dst. Nah standar rata-rata tegangan listrik di Indonesia adalah 220 Volt. Jadi, klo misalnya MCB kita tulisannya C10 tinggal dikali 220, berarti daya terpasang adalah 2200 Volt. Nah, udah mulai agak terang sedikit nih pikiran saya, minimal bisa ngecek daya terpasang di rumah, dan dicek deh tuh peralatan listrik dirumah apakah melebihi kapasitas daya dirumah apa nggak. Kadang sering juga sih saya mengalami "jepret" listrik tiba-tiba.

RCBO juga penting !
Waduhh apalagi inii? Tenang bu ibu..jangan keburu puyeng ya.. Lebih jauh lagi dijelaskan mengenai perangkat pengaman listrik di rumah. RCBO adalah Residual Current Circuit Breaker with Over Current Protection secara simpelnya, alat ini juga berfungsi penting sebagai pengaman kita dari sengatan listrik. Tahukah mak? Bahwa sengatan listrik sebesar 220 volt bisa membunuh seekor gajah ! Amit amitt (* ketok ketok meja). Nah RCBO ini sebaiknya diletakkan di tempat-tempat lembap area rumah kita misal : kamar mandi, kolam renang, dapur, taman, dll. RCBO juga sebaiknya dipasang di sirkuit listrik yang berada pada jangkauan anak-anak, karena dia berfungsi sebagai pemutus arus listrik saat mulai terdeteksi adanya kebocoran. Lebih baik kita mencegah daripada mengobati kan yaa..

Nah, Schneider Electric baru-baru ini merilis produk baru namanya Domae SRCBO Slim dengan keunggulan sebagai berikut :
  1. Perlindungan dari bahaya sengatan listrik
  2. Melindungi jaringan listrik dari beban lebih
  3. Ukuran lebih slim
  4. Harga ekonomis
  5. Memiliki 2 fungsi dalam 1 alat (sebagai pengaman beban lebih dan pendeteksi kebocoran listrik)
RCBO Slim
yang sebelah kiri adalah MCBO, yang kanan adalah MCB

Tips Aman dari Bahaya Listrik Dirumah
Beberapa tips berguna seputar pengamanan perangkat listrik dirumah. Beberapa tips mungkin sudah sering kita dengar ya mak, tapi tetap saja prakteknya suka lupa (saya sih sering lupa..)
  • Jika punya anak-anak kecil, sebisa mungkin lindungi stop kontak kita (bisa pakai penutup stop kontak), agar anak-anak tidak mudah mengakses
  • Hindari penggunakan colokan listrik yang berlebih. Jangan menumpuk terlalu banyak terminal colokan listrik pada satu lubang
  • Jika peralatan listrik tidak dipakai dalam jangka waktu lama, ada baiknya colokannya dicabut (jangan biasakan posisi stand by pada alat elektronik)
  • Gunakan peralatan listrik yang sudah berlabel SNI (Standar Nasional Indonesia)
Oke, daritadi bahas tentang teori kan yaa.. Pada Talk Show kemarin gamesnya juga masih seputaran utak atik MCB Box, hahahah seruu dehh emak-emak pada berkerumun dalam kelompok kecil, kita sama-sama awam tentang peralatan listrik, tapi karena hadiahnya berupa Voucher belanja MAP senilai 1 Juta Rupiah untuk 5 orang, wuusshh langsung pada semangat deh emak-emak.. (sayang kelompok kami ga menang, tapi tetep seruu ikutin gamesnya)

games seru memasang kabel di MCB Box
kurang lebihnya seperti ini hasil kelompok kami

Oke, biar ga makin "gelap pengetahuan" nih mak, saya kasih link Video di Youtube persembahan dari Schneider Electric Indonesia mengenai :
Atau kalau butuh bantuan teknisi terpercaya dalam memasang RCBO, MCB, kebetulan Schneider Electric Indonesia sedang ada harga promo di Bulan Oktober ini. Keterangan dan Info lebih lanjut bisa langsung menghubungi :

Customer Care Center (Jakarta)
Hotline : 1500055 
Fax : (62) (21) 750 4415-16 
Email : customercare.id@schneider-electric.com

Gak lengkap rasanya menghadiri event KEB kalau gak ada foto-foto bersamanya, hehehe.. Terima kasih atas undangannya, saya bener-bener makin memahami dan mendapat ilmu mengenai peralatan pengaman listrik dirumah, jadi lebih aware deh.
OOTD dulu sebelum berangkat : dress code PUTIH
Hong Kong Cafe, Jakarta
selfie sama si cantik Mba Mira Sahid
makan siangnya enaaak
bersama Kumpulan Emak Blogger


See ya on my next post
Do not copy and paste photo without permission !