Pertanyaan yang cukup menggelitik telinga saya :
Sudah amankah peralatan listrik rumah tangga anda? Apakah anda yakin rumah anda aman dari bahaya kebakaran akibat listrik? Aman.. aman dan aman... Hal ini memang merupakan sebuah kemutlakan bagi kita terutama listrik memang kerap dekat dengan keseharian dan bahkan sudah menjadi kebutuhan pokok. Pada Talk Show tanggal 1 Oktober 2016 yang saya hadiri, diselenggarakan oleh
Schneider Electric bersama dengan
Kumpulan Emak Blogger berjudul : Cara Jitu Lindungi Rumah dari Bahaya Listrik, dibahas dan dikupas lengkap mengenai permasalahan tersebut.
Hayoo coba ngaku disini siapa yang urusan kelistrikan di rumah diserahin ke tukang atau suami / para kaum lelaki yang ada di rumah? *ngacung jarii (termasuk saya juga sih, hahaha). Nah pada Talk Show bersama
Schneider Electric dan
Kumpulan Emak Blogger saya jadi paham, bahwa urusan keamanan listrik sebaiknya juga perlu emak-emak ketahui karena toh biasanya memang kitalah yang paling sering berada di rumah.
Acara dibuka oleh
Mak Icoel, dan mba
Mira Sahid sebagai moderatornya. Bertempat di Hong Kong Cafe daerah Sarinah, Jakarta, para emak-emak blogger serius menyimak penjelasan dari Bpk. Frankco Nasarino sebagai Product Marketing Partner Retail Business dari Schneider Electric Indonesia. Saya kira udah bapak-bapak, gak taunya masih bapak-bapak muda, hahaha...
 |
| mak Icoel |
 |
| mak moderator : mira sahid |
 |
| serius dengerin penjelasan Bpk. Frankco |
Oke, jadi sebagai emak-emak, apa sih yang wajib kita pahami mengenai peralatan pengaman listrik di rumah? Apalagi saya punya 2 balita dirumah yang sehari-harinya lebih sering bersama mbak dan oma opanya.
Apa itu MCB? Pentingkah?
MCB atau Miniature Circuit Breaker, istilah gampangnya adalah alat pengaman instalasi listrik dari korslet, berfungsi sebagai pengaman beban listrik yang berlebih, jadi secara otomatis dia akan memutus aliran listrik berlebih tersebut. Sering kan kita mengalami "turun listrik", atau "listrik jepret" ? Biasanya gara-gara apa sih? Coba cek deh pemakaian listrik dirumah kita, kan sering tuh misalnya : AC nyala, TV maupun lampu di kamar atau ruangan lain nyala semua, belum lagi kulkas, microwave, setrikaan, dan lainnya. Yasalaam... berat juga ya beban listrik dirumah, macem beban hidup.. *eehh...
 |
| ini adalah MCB Box, tempat menampung beberapa MCB |
Fungsi MCB
Kurang lebihnya secara garis besar fungsi MCB sebagai berikut :
- Mengamankan korslet / hubungan singkat, bahaya loh kalau sampai terjadi percikan api akibat perangkat listrik, ini biasanya pemicu kebakaran
- Mengamankan beban lebih. Biasanya tergantung dari daya terpasang di rumah kita, jika bebannya sudah melebihi daya yang terpasang, otomatis MCB akan memutus aliran listrik.
- Sakelar Utama. Jadi ibarat panel utama, dari sini kita bisa memutus semua aliran listrik di rumah.
Cara Mengetahui Daya Listrik di Rumah
Coba cek Kwh Meter kita (yang dipasang sama PLN), dilihat yang angka paling besarnya, contohnya biasanya : C4, C6, C10 dst. Nah standar rata-rata tegangan listrik di Indonesia adalah 220 Volt. Jadi, klo misalnya MCB kita tulisannya C10 tinggal dikali 220, berarti daya terpasang adalah 2200 Volt. Nah, udah mulai agak terang sedikit nih pikiran saya, minimal bisa ngecek daya terpasang di rumah, dan dicek deh tuh peralatan listrik dirumah apakah melebihi kapasitas daya dirumah apa nggak. Kadang sering juga sih saya mengalami "jepret" listrik tiba-tiba.
RCBO juga penting !
Waduhh apalagi inii? Tenang bu ibu..jangan keburu puyeng ya.. Lebih jauh lagi dijelaskan mengenai perangkat pengaman listrik di rumah. RCBO adalah
Residual Current Circuit Breaker with Over Current Protection secara simpelnya, alat ini juga berfungsi penting sebagai pengaman kita dari sengatan listrik. Tahukah mak? Bahwa sengatan listrik sebesar 220 volt bisa membunuh seekor gajah ! Amit amitt (* ketok ketok meja). Nah RCBO ini sebaiknya diletakkan di tempat-tempat lembap area rumah kita misal : kamar mandi, kolam renang, dapur, taman, dll. RCBO juga sebaiknya dipasang di sirkuit listrik yang berada pada jangkauan anak-anak, karena dia berfungsi sebagai pemutus arus listrik saat mulai terdeteksi adanya kebocoran. Lebih baik kita mencegah daripada mengobati kan yaa..
Nah, Schneider Electric baru-baru ini merilis produk baru namanya Domae SRCBO Slim dengan keunggulan sebagai berikut :
- Perlindungan dari bahaya sengatan listrik
- Melindungi jaringan listrik dari beban lebih
- Ukuran lebih slim
- Harga ekonomis
- Memiliki 2 fungsi dalam 1 alat (sebagai pengaman beban lebih dan pendeteksi kebocoran listrik)
 |
| RCBO Slim |
 |
| yang sebelah kiri adalah MCBO, yang kanan adalah MCB |
Tips Aman dari Bahaya Listrik Dirumah
Beberapa tips berguna seputar pengamanan perangkat listrik dirumah. Beberapa tips mungkin sudah sering kita dengar ya mak, tapi tetap saja prakteknya suka lupa (saya sih sering lupa..)
- Jika punya anak-anak kecil, sebisa mungkin lindungi stop kontak kita (bisa pakai penutup stop kontak), agar anak-anak tidak mudah mengakses
- Hindari penggunakan colokan listrik yang berlebih. Jangan menumpuk terlalu banyak terminal colokan listrik pada satu lubang
- Jika peralatan listrik tidak dipakai dalam jangka waktu lama, ada baiknya colokannya dicabut (jangan biasakan posisi stand by pada alat elektronik)
- Gunakan peralatan listrik yang sudah berlabel SNI (Standar Nasional Indonesia)
Oke, daritadi bahas tentang teori kan yaa.. Pada Talk Show kemarin gamesnya juga masih seputaran utak atik MCB Box, hahahah seruu dehh emak-emak pada berkerumun dalam kelompok kecil, kita sama-sama awam tentang peralatan listrik, tapi karena hadiahnya berupa Voucher belanja MAP senilai 1 Juta Rupiah untuk 5 orang, wuusshh langsung pada semangat deh emak-emak.. (sayang kelompok kami ga menang, tapi tetep seruu ikutin gamesnya)
 |
| games seru memasang kabel di MCB Box |
 |
| kurang lebihnya seperti ini hasil kelompok kami |
Oke, biar ga makin "gelap pengetahuan" nih mak, saya kasih link Video di Youtube persembahan dari Schneider Electric Indonesia mengenai :
Atau kalau butuh bantuan teknisi terpercaya dalam memasang RCBO, MCB, kebetulan Schneider Electric Indonesia sedang ada harga promo di Bulan Oktober ini. Keterangan dan Info lebih lanjut bisa langsung menghubungi :
Customer Care Center (Jakarta)
Hotline : 1500055
Fax : (62) (21) 750 4415-16
Email : customercare.id@schneider-electric.com
Gak lengkap rasanya menghadiri event
KEB kalau gak ada foto-foto bersamanya, hehehe.. Terima kasih atas undangannya, saya bener-bener makin memahami dan mendapat ilmu mengenai peralatan pengaman listrik dirumah, jadi lebih aware deh.
 |
| OOTD dulu sebelum berangkat : dress code PUTIH |
 |
| Hong Kong Cafe, Jakarta |
 |
| selfie sama si cantik Mba Mira Sahid |
 |
| makan siangnya enaaak |
 |
| bersama Kumpulan Emak Blogger |
See ya on my next post
Do not copy and paste photo without permission !