blog by anindita: Wisata Malang Jawa Timur (Part 2) : Museum Angkut & Batu Night Spectacular

Monday, 18 July 2016

Wisata Malang Jawa Timur (Part 2) : Museum Angkut & Batu Night Spectacular

Assalamualaikum,

Postingan kali ini adalah lanjutan dari cerita Travelling kami sekeluarga sekitar bulan September 2015 lalu ke Malang Jawa Timur. Namun yang saya posting terdahulu adalah ketika berwisata ke JATIM Park 2 dan Batu Secret Zoo, full review dan fotonya bisa dilihat DISINI. Nah, kali ini saya mau melanjutkan cerita travelling kami -masih di seputar Malang dan Batu- dengan destinasi wisata ke Batu Night Spectacular dan Museum Angkut. Ohya, kami travelling ber-4, saya, pak suami, dan dua anak balita yang saat itu usia si kakak adalah sekitar 4 tahun dan usia si adik belum genap 2 tahun.

Jadi, setelah puas berkeliling dari pagi di JATIM PARK 2, Batu Secret Zoo, menjelang sore, kami melanjutkan perjalanan ke Museum Angkut. Lokasinya tidak berada jauh dari JATIM PARK 2, jarak tempuh dengan mobil kurang lebih sekitar 10 menit. Untuk biaya tiket masuk saat Weekend, per orang dikenakan biaya Rp. 80.000,- Untuk informasi harga tiket, bisa dicek disini. Dan bagi pengunjung dari luar kota Batu, terutama jika berpergian menggunakan pesawat terbang, boarding passnya jangan buru-buru dibuang yaa, sering ada promo potongan harga tiket masuk dengan menunjukkan boarding pass beberapa maskapai penerbangan tertentu, untuk lebih lengkapnya mengenai harga promo bisa dicek di website resmi Museum Angkut disini.

Apa saja sih yang bisa dilihat disini ? Woww banyaakkk sekaliii. Dengan luas sekitar 3,8 hektar, di lereng gunung, tentunya pengalaman berwisata yang lain dari biasanya, udaranya sejuk dan bersih khas pegunungan. Sesuai dengan namanya, Museum Angkut, berfokus pada sejarah seputar alat-alat transportasi yang ada di dunia. Dari mulai angkutan darat, udara hingga air, dikemas dengan unik, dengan alat-alat peraga yang dibuat semirip mungkin aslinya. Uniknya, alat-alat transportasi tersebut dikemas dengan menonjolkan landscape atau bangunan khas dari tiap-tiap daerah yang diwakilinya. Jadi, ketika melihat alat transportasi khas kota London, misalnya, kita melihat bus double decker, lengkap dengan replika halaman depan bangunan Istana Buckingham Palace ! Serasa keliling dunia beneran deh kalau ke Museum Angkut, benar-benar memadukan konsep edukasi dan entertainment.

Saya pribadi salut dengan kemajuan Kota Batu hingga menjadi Kota Wisata yang patut diperhitungkan hingga skala wisata internasional. Terbukti dengan ketika saya datang kesini, sudah banyak wisatawan asing yang terlihat. Fasilitas penunjang juga sangat oke disini, saya membawa dua balita merasa cukup dimudahkan, karena sangat stroller friendly disini :) Ini beberapa foto-foto yang saya ambil menggunakan kamera handphone.

miniatur kapal majapahit
edukasi mengenai mobil listrik
replika mobil Ford keluaran tahun 1929
foto di depan alat transportasi jaman dahulu, yaitu sapi ! tenang, ini patung kok, hehehe
mobil-mobil kuno
bahkan ada display mengenai ban dari berbagai ukuran !
sepeda hingga sepeda motor jadul
area ini biasanya padat pengunjung : broadway, sering ada pawai juga di jam-jam tertentu
bus double decker khas kota London
hahaha entahlah ini bocah-bocah lagi pada ngapain :D

Setelah puas berkeliling di dalam Museum Angkut, sebenarnya masih ada satu lagi museum D'Topeng namanya, sesuai namanya, berisikan mengenai sejarah dan filosofi seputar topeng yang ada di seluruh dunia. Selain itu juga ada areal food court yang menjajakan beragam kuliner khas daerah. Menarik sih, tapi sayang sekali, waktu sudah semakin larut, dan kami memang berencana untuk melanjutkan perjalanan ke Batu Night Spectacular, terutama untuk melihat Taman Lampion. Dari Museum Angkut menggunakan mobil, kurang lebih jarak tempuh sekitar 15 menitan. Untuk harga tiket masuk per orang harga Weekend adalah Rp. 40.000,- untuk tiket terusan seharga Rp. 100.000,- info selengkapnya bisa dicek DISINI. Sekedar tips dari saya, terutama jika travelling bersama balita yang belum bisa banyak naik wahana yang ada disini, lebih baik kita beli tiket masuk biasa saja, kami pribadi membeli tiket terusan, yang notabene gak banyak kepake untuk naik wahana yang ada disini, karena kami hanya ber-4. Kalaupun misalnya saya atau suami mau gantian naik wahana tertentu, tetap aja rasanya kurang seru yah naik sendirian sementara salah satu pasangan kita nungguin sambil jagain 2 balita, hehehe...

Oke then, apa saja yang bisa dilakukan di Batu Night Spectacular ? Lengkaapp banget, ada Night Market (semacam pasar malam), aneka permainan khas Karnaval diantaranya Merry Go Round, Sepeda Terbang, Fun House, Trick Art Gallery, Rumah Kaca, Rumah Hantu, masih banyaaakk lagiii. Kalau lapar? Jangan khawatir, tersedia areal Food Court yang lengkap didalamnya. Dan yang utama kami cari disini tentunya adalah Lampion Garden ! Ohya beberapa tips dari saya, terutama kalau berwisata ke BNS dengan balita, jangan khawatir, masih banyak wahana yang bisa dinikmati bersama dengan si buah hati  kok diantaranya :
  • Spectacular Show (semacam pertunjukan Laser Show, Air Mancur Menari, dll)
  • Panggung Hiburan (live show hiburan musik, dll)
  • Lampion Garden
  • Bioskop 4 Dimensi
  • Karaoke Keluarga
  • Sepeda Udara
  • Mini Train
  • Playground
  • Trick Art Gallery (bisa foto-foto lucu sekeluarga)
  • sisanya bisa dicek ke website resmi BNS disini untuk berbagai pilihan wahana lainnya

ini salah satu wahana seruu, seperti naik piring terbang, tapi ini untuk orang dewasa
beberapa papan penunjuk wahana di BNS
pintu masuk Lampion Garden

keren kan kalau malam :)
banyak spot seru buat foto-foto

Seruuu banget, sampe gak kerasa malam semakin dingin dan larut, anak-anak pun sudah semakin mengantuk. akhirnya kami memutuskan untuk kembali ke Hotel deh. Untuk melanjutkan perjalanan wisata selanjutnya masih di seputar kota Malang dan Batu. Nantikan kelanjutannya yaa...


See ya on my next post !
Do not copy and paste photo without permission

2 comments:

  1. Mba mau nanya,kl ank2 biasanya ada jam tdr siang ga y?krn ank sy terbiasa tdr siang.jd agak bingung utk atur jadwalnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk tidur siang anak2, biasanya saya bikin fleksibel jadwalnya mba, bisa tidur siang di mobil saat perjalanan menuju tempat wisata mba, jadi hemat waktu di perjalanan :)

      Delete